Berita Kategori "Coretanku"
Ketika Gabut Menjadi Imajinasi
Gabut. Kata itulah yang sering diucapkan Azimatun Faiqotuz Zahro ketika ia merasa bosan. Awalnya, saya belum begitu paham apa sebenarnya maksud kata gabut, juga dari mana Azim—panggilan
Maghrib yang Mengajarkan Arti Pulang
Maghrib, saya membesuk Bude Sami yang sedang sakit dan dirawat di ruang ICU RSUD sakaratul maut dan menganugerahinya wafat dalam keadaan Jum’at Pon, bertepatan dengan malam
Setetes Darah, Sejuta Manfaat:
Bahagia rasanya saya ditakdirkan bisa membantu sesama dengan mendonorkan setetes darah. Hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, saya bersama keluarga besar MTs Negeri 3 Bojonegoro, bertempat di ruang BP/BK mengadakan
Radio, Suara yang Pernah Menemani Kita Tumbuh
Laraswangi - Saat menikmati sarapan pagi—sepiring nasi pecel dan segelas teh hangat—di kantin madrasah, saya dihibur oleh lagu-lagu yang mengalun dari radio konvensional. Seketika, memori saya seperti
Doraemon dan Minggu Pagi yang Pernah Kita Miliki
Awal Januari 2026, ada satu hal kecil yang terasa janggal: Doraemon tak lagi tayang di RCTI setiap Minggu pagi. Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar perubahan jadwal. Namun bagi generasi 80-an ke atas, kabar ini
Tentang Kematian
Kematian adalah suatu kepastian. Semua yang bernyawa pasti akan mengalaminya. Ia tak dapat ditunda, tak pula dipercepat, walau sesaat. Kecil atau dewasa, muda atau tua, lelaki maupun perempuan, miskin atau kaya, jelata
Tak Pernah Kebetulan: Ketika Allah Mempertemukan Orang-Orang Sejalan
Simorejo - Pak Dosen Usman Roin—yang akrab disapa Pak Usron—menuliskan sebuah catatan perjalanan bersama PCNU Bojonegoro dalam sebuah agenda di Universitas Islam Malang (Unisma). Catatan itu diposting di laman blog
(Belajar) Membuat Resolusi
Pada hari ketiga masuk semester genap, tepatnya Rabu, 7 Januari 2026, saya mengisi jadwal mengajar di kelas 8A MTs Negeri 3 Bojonegoro, jam ke-5–6, selepas istirahat pertama. Pada pertemuan awal di
Seni Memahami Wanita
Pagi itu, aku berangkat ke sekolah bersama Azim, anak keduaku—seorang perempuan kecil yang sedang belajar membaca dunia dengan caranya sendiri. Jalanan desa masih lengang. Udara pagi membawa sisa embun dan doa-doa
Ketika Cerita Bertemu Muridnya
Alhamdulillah… Sungguh, ada kebahagiaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata ketika sebuah karya dibaca oleh anak-anak didik sendiri. Terlebih, mereka adalah siswa kelas 8F MTs Negeri 3




.png)

