Advertisement

Berita Kategori "Coretanku"

Tak Pernah Kebetulan: Ketika Allah Mempertemukan Orang-Orang Sejalan

Simorejo - Pak Dosen Usman Roin—yang akrab disapa Pak Usron—menuliskan sebuah catatan perjalanan bersama PCNU Bojonegoro dalam sebuah agenda di Universitas Islam Malang (Unisma). Catatan itu diposting di laman blog

(Belajar) Membuat Resolusi

Pada hari ketiga masuk semester genap, tepatnya Rabu, 7 Januari 2026, saya mengisi jadwal mengajar di kelas 8A MTs Negeri 3 Bojonegoro, jam ke-5–6, selepas istirahat pertama. Pada pertemuan awal di

Seni Memahami Wanita

Pagi itu, aku berangkat ke sekolah bersama Azim, anak keduaku—seorang perempuan kecil yang sedang belajar membaca dunia dengan caranya sendiri. Jalanan desa masih lengang. Udara pagi membawa sisa embun dan doa-doa

Ketika Cerita Bertemu Muridnya

Alhamdulillah… Sungguh, ada kebahagiaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata ketika sebuah karya dibaca oleh anak-anak didik sendiri. Terlebih, mereka adalah siswa kelas 8F MTs Negeri 3

Menata Niat, Menyambut Semester Genap

Setelah lebih dari dua minggu menikmati liburan semester ganjil dan libur akhir tahun, hari ini, Senin, 5 Januari 2026, seluruh siswa kembali masuk sekolah. Hal yang sama juga berlangsung di MTs Negeri 3 Bojonegoro,

Di Antara Kolam dan Laut Lepas

Sejak pertama kali bertemu dengan Pak Dosen Usman Roin secara daring pada Rabu, 17 Desember 2025, saya langsung merasa klik. Ada kesamaan yang segera terasa: kami sama-sama mencintai dunia menulis. Lebih dari itu,

Ungkapan Syukur dengan Menulis

Di awal pagi, di hari kedua tahun baru, Jumat, 2 Januari 2026, saya masih teringat pesan yang disampaikan oleh Pak Dosen Usman Roin. Pesan motivasi itu dikirim pada Selasa, 30 Desember 2025, melalui

Menulis, Waktu, dan Sebuah Doa di Awal Tahun

BismillāhirraḥmānirraḥīmMengawali menulis di awal tahun, 1 Januari 2026.Buku pertama yang saya baca di awal tahun ini adalah karya Prof. Dr. Ngainun Naim berjudul The Power of Writing, cetakan tahun 2015. Pada

Menutup Tahun 2025 dengan Silaturahmi dan Doa

Saat saya memulai menulis artikel receh ini, kami—saya, istri, dan dua anak perempuan kami—sedang berada di Keraton BBJ (Babat). Kunjungan ini menuruti permintaan anak kedua kami, Azimatun Faiqotuz Zahro, 8

Modin, Musyawarah, dan Ikhtiar Warga Dusun

Setelah beberapa kali pertemuan rapat, hasil yang dicapai masih terasa alot. Dari empat calon modin yang diusulkan dalam rapat tiga minggu lalu, tak satu pun yang menyatakan kesanggupan. Alhamdulillah, pada Selasa