Berita Kategori "Catatan Ramadhan"
Ilmu yang Ditanam Saat Subuh
Catatan Kesebelas PuasaLangit Laraswangi masih gelap ketika ayam jago mulai berkokok bersahutan. Udara dingin menyusup lewat celah jendela. Seusai Subuh, sebagian orang kembali merebahkan badan. Sebagian lagi
Di Balik Mata Mengantuk Itu, Sedang Tumbuh Generasi Tangguh
Catatan Kesepuluh PuasaRamadhan selalu menjadi bulan yang istimewa. Hari-harinya berjalan penuh makna, berbeda dari hari-hari biasa. Malam-malamnya diisi dengan beragam ibadah, baik yang wajib maupun sunah. Ibadah wajib
Hujan, Puasa, dan Latihan Sejak Dini
Catatan Kesembilan Puasa Sore ini hujan lebat mengguyur dusun kami. Butiran air jatuh deras di atas genting, seakan mengulang kembali percakapan hangat yang tadi malam masih terngiang. Usai majelis
Enam Penyebab Rusaknya Hati
Catatan Hari Kedelapan PuasaPagi itu, selepas tilawah, suasana masih sunyi. Embun belum sepenuhnya menguap. Dalam hening yang lembut, saya menyimak online Kang Hasyim di Farhatun saw. telah
Menunggu Imam, Menjemput Masa Depan
Catatan Hari Ketujuh PuasaSejak malam pertama tarawih Ramadhan, ada pemandangan yang selalu menghangatkan hati di Masjid Nurul Islam,
Antara Lapar dan Sabar
Catatan Hari Kelima Puasa. Biasanya, di titik ini tubuh mulai benar-benar sadar: ini bukan sekadar menunda makan. Lapar tidak lagi mengejutkan. Ia datang seperti tamu rutin setiap siang. Tenggorokan mengering lebih
Ketika Kubah Menjulang, Tapi Dzikir Menghilang
Catatan Hari Kelima PuasaDi zaman ketika bangunan masjid semakin megah dan suara pengeras semakin nyaring, kita perlu bertanya pelan-pelan: masihkah Allah benar-benar hadir di dalam hati kita? Malam, usai tarawih,
Menjaga Lisan, Menjaga Puasa
Catatan Keempat Puasa RamadhanRamadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, kita memang menahan diri dari makan, minum, dan segala yang membatalkan puasa. Namun
Malam Ketiga Ramadhan: Belajar dari Sahur
Catatan Ketiga Puasa RamadhanMalam ketiga Ramadhan, kegiatan Azimatun Faiqotuz Zahro masih sama seperti kemarin. Diawali dengan buka puasa bersama Ayah, Ibu, dan Nenek. Dilanjutkan salat Isya dan Tarawih berjamaah di
Ketika Tekad Mengalahkan Lapar
Catatan Kedua Puasa Ramadhan (2)Hari pertama puasa, Azim sukses melaluinya. Meski dalam perjalanannya penuh drama kecil yang menggemaskan.Pukul sembilan pagi, ia sudah mulai mengeluh lapar. Beruntung, ibunya dengan




.png)

